Selasa, 11 April 2017

Isu-Isu Dalam Model Belajar Mengajar Kuantum



Pengertian & Karakteristik Model & Strategi Pembelajaran
Quantum Teaching & Learning

1.      Pengertian Quantum Teaching dan Learning
Kata Quantum sendiri berarti interaksi yang mengubah energi menjadi cahaya. Jadi Quantum Teaching menciptakan lingkungan belajar yang efektif, dengan cara menggunakan unsur yang ada pada siswa dan lingkungan belajarnya melalui interaksi yang terjadi di dalam kelas.
Quantum Teaching adalah ilmu pengetahuan dan metodologi yang digunakan dalam rancangan, penyajian, dan fasilitas Supercamp yang diciptakan berdasarkan teori-teori pendidikan seperti Accelerated Learning (Luzanov), Multiple Intelligence (Gardner), Neuro-Linguistic Programming (Ginder dan Bandler),Experiental Learning (Hahn), Socratic InquiryCooperative Learning (Johnson and Johnson), dan Elemen of Effective Intruction (Hunter).
Quantum Teaching yang dibangun berdasarkan teori-teori tersebut mencakup petunjuk spesifik untuk menciptakan lingkungan belajar yang efektif, merancang kurikulum, menyampaikan isi, dan memudahkan proses belajar. Quantum Teaching bersandar pada konsep Bawalah Dunia Mereka ke Dunia Kita dan Antarkan Dunia Kita ke Dunia Mereka. Inilah asas utama, alasan dasar yang berada di balik segala strategi, model, dan keyakinan Quantum Teaching.
Quantum learning merupakan interaksi yang terjadi dalam proses belajar yang mampu mengubah berbagai potensi yang ada dalam diri manusia menjadi pancaran atau ledakan-ledakan gairah (dalam memperoleh hal-hal baru) yang dapat ditularkan (ditunjukkan) kepada orang lain. mengajar, membaca dan menulis merupakan salah satu bentuk interaksi dalam proses belajar. 
2.      Karakteristik Quantum Teaching & Leraning
a.       Berpangkal pada psikologi kognitif
b.      Bersifat humanistik, manusia selaku pembelajar menjadi pusat perhatian.
c.       Bersifat konstruktivistis.
d.      Memusatkan perhatian pada interaksi yang bermutu dan bermakna.
e.       Menekankan pada pemercepatan pembelajaran dengan taraf keberhasilan tinggi.
f.       Menekankan kealamiahan dan kewajaran proses pembelajaran.
g.      Menekankan kebermaknaan dan dan kebermutuan proses pembelajaran.
h.      Memiliki model yang memadukan konteks dan isi pembelajaran.
i.        Menyeimbangkan keterampilan akademis, keterampilan hidup dan prestasi material.
3.      Prinsip-Prinsip dalam Quantum Teaching
1) segalanya berbicara;
2) segalanya bertujuan;
3) pengalaman sebelum pemberian nama;
4) akui setiap usaha;
5) jika layak dipelajari, maka layak pula dirayakan.

Dalam pelaksanaannya, Quantum Teaching melakukan langkah-langkah pengajaran dengan 6 (enam) langkah yang tercermin dalam istilah Tandur yang merupakan singkatan dari tumbuhkan, alami, namai, demonstrasikan, ulangi, dan rayakan.

4.      Teknik-Teknik Quantum Teaching & Learning
Quantum Teaching menawarkan model-model pembelajaran yang berprinsip memberdayakan potensi siswa dan kondisi di sekitarnya. Model-model tersebut adalah model AMBAK dan TANDUR.
a.       Teknik AMBAK
AMBAK adalah suatu teknik penting dalam Quantum Teaching. AMBAK merupakan singkatan dari APA MANFAAT BAGIKU. Teknik ini menekankan bagaimana sedapat mungkin bisa menghadirkan perasaan dalam diri siswa bahwa apa yang mereka pelajari akan memberikan manfaat yang besar.
b.      Teknik TANDUR
Teknik pembelajaran Quantum Teaching yang lain yang dapat digunakan adalah teknik TANDUR, yakni:  T: Tumbuhkan, A: Alam, N: Namai, D: Demonstrasikan, U: Ulangi, R: Rayakan
c.       Teknik ARIAS
Pembelajaran dengan teknik ARIAS terdiri dari lima komponen (Assurance, Relevance, Interest, Assessment, dan Satisfaction) yang disusun berdasarkan teori belajar. Kelima komponen tersebut merupakan satu-kesatuan yang diperlukan dalam kegiatan pembelajaran. Deskripsi singkat masing-masing komponen dan beberapa contoh yang dapat dilakukan untuk membangkkitkan dan menngkatkannya kegiatan pembelajaran adalah sebagai berikut.
d.      Teknik PAKEM
PAIKEM adalah singkatan darii Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan. Aktif dimaksudkan bahwa dalam proses pembelajaran guru harus menciptakan suasana sedemikian rupa sehingga siswa aktif bertanya, mempertnyakan, dan mengemukakan gagasan. Jika pembelajaran tidak memberikan kesempatan kepada siswa untuk berperan aktif, maka pembelajaran tersebut bertentangan dengan hakikat belajar.

5.      Model Quantum Teaching & Learning
Model pembelajaran Quantum teaching dan learning dibagi atas dua kategori, yaitu konteks dan isi. Konteks meliputi (1) lingkungan, (2) suasana, (3) landasan, (4) rancangan. Sedangkan isi mencakup masalah penyajian dan fasilitasai (mempermudah proses belajar).
Dalam konteks, guru dituntut harus mampu mengubah: (1) suasana yang memberdayakan untuk kegiatan PBM, (2) landasan yang kukuh untuk kegiatan PBM, (3) lingkungan yang mendukung PBM dan (4) rancangan pembelajaran yang dinamis. Sedangkan dalam isi guru dituntut untuk mampu menerapkan keterampilan penyampaian isi pembelajaran dan srtategi yang dibutuhkan siswa untuk bertanggungjawab atas apa yang dipelajarinya.

6.      Startegi Quantum Teaching
Timbulnya berbagai permasalahan dalam setiap proses prembelajaran mendorong beberapa praktisi pendidikan untuk menciptakan beberapa strategi pembelajaran, salah satunya adalah strategi pembelajaran kuantum (Quantum Teaching). Pembelajaran quantum merupakan cara baru yang memudahkan proses belajar, yang memadukan unsur seni dan pencapaian yang terarah untuk segala mata pelajaran. Pembelajaran kuantum adalah penggubahan belajar yang meriah dengan segala nuansanya, yang menyertakan segala kaitan, interaksi dan perbedaan yang memaksimalkan momen belajar serta berfokus pada hubungan dinamis dalam lingkungan kelas-interaksi yang mendirikan landasan dalam kerangka untuk belajar.

7.      Strategi Quantum Learning
Quantum Learning berakar dari upaya Dr. George Lozanov seorang pendidik kebangsaan Bulgariayang bereksperimen dengan apa yang disebut sebagai suggestolory atau suggestopodia. Prinsipnya adalah sugesti dapat dan pasti mempengaruhi hasil situasi belajar, dan setiap detail apa pun memberikan sugesti positif ataupun negatif.
Quantum Learning menggabungkan suggestology, teknik pemercepatan belajar, dan NLP dengan teori keyakinan, termasuk diantaranya konsep-konsep kunci dari berbagai teori dan strategi belajar yang lain, seperti:
·           Teori otak kanan/ kiri;
·           Pilihan modalitas (visual, auditorial, dan kinestik)
·           Teori kecerdasan ganda
·           Pendidikan holistic
·           Belajar berdasarkan pengalaman
·           Belajar dengan symbol
·           Simulasi/ permainan

8.      Manfaat Model dan Strategi Pembelajaran Quantum Teaching & Learning
Quantum Teaching merupakan metode pembelajaran yang menyenangkan serta menyertakan segala dinamika yang menunjang keberhasilan pembelajaran itu sendiri dan segala keterkaitan, perbedaan, interaksi serta aspek-aspek yang dapat memaksimalkan momentum dalam belajar.
Di samping itu, metode Quantum ini memiliki kelebihan yakni menjadikan guru dan siswa lebih kreatif, meningkatkan rasa percaya diri dan minat siswa, mengembangkan pola pikir, pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas tidak menjenuhkan, melatih rasa tanggung jawab dan disiplin siswa serta melatih keberanian siswa.
Quantum Learning efektif terhadap peningkatan hasil belajar siswa bila dibandingkan dengan metode ceramah. metode Quantum Learning sebagai salah satu bentuk pencapaian kualitas belajar yang potensial, karena mampu menciptakan belajar menjadi nyaman dan menyenangkan.
Quantum learning menciptakan konsep motivasi, langkah-langkah menumbuhkan minat, dan belajar aktif. Membuat simulasi konsep belajar aktif dengan gambaran kegiatan seperti: “belajar apa saja dari setiap situasi, menggunakan apa yang Anda pelajari untuk keuntungan Anda, mengupayakan agar segalanya terlaksana, bersandar pada kehidupan.” Gambaran ini disandingkan dengan konsep belajar pasif yang terdiri dari: “tidak dapat melihat adanya potensi belajar, mengabaikan kesempatan untuk berkembang dari suatu pengalaman belajar, membiarkan segalanya terjadi, menarik diri dari kehidupan.”

Permasalahan :
Menurut teman-teman, jika pada salah satu materi kimia apakah bisa menggunakan seluruh teknik-teknik Quantum Teaching & Learning atau hanya bisa menggunakan salah satu dari teknik tersebut?

Bentuk Kearifan Lokal Etnokimia di Bumi Pusako Betuah Negeri jambi



Apa itu Etnokimia?

Etnokimia (ethnochemistry) adalah studi kimia dari sudut pandang budaya : Bagaimana kimia itu telah membentuk sebuah kebudayaan dan bagaimana kebudayaan turut berkonstribusi pada ilmu pengetahuan dan perubahannya.
Informasi mengenai etnokimia ini dapat diperoleh salah satunya dari eksplorasi penggunaan tanaman (flora), baik sebagai pangan ataupun obat-obatan. Studi etnokimia menggabungkan pemahaman turun-temurun di masyarakat (opini) dengan ilmu sains (fakta ilmiah) mengenai efektivitas tanaman-tanaman tersebut yang dianggap berperan sebagai obat maupun bahan aditif pangan berdasarkan senyawa kimia yang terkandung dalam tanaman serta peran dari senyawa kimia tersebut. Melalui studi lebih lanjut etnokimia ini maka akan dapat memperluas pemahaman sains yang berkaitan dengan kebudayaan.
Studi etnokimia menggabungkan pemahaman turun-temurun di masyarakat (opini) dengan ilmu sains (fakta ilmiah) mengenai efektivitas tanaman-tanaman tersebut yang dianggap berperan sebagai obat maupun bahan aditif pangan berdasarkan senyawa kimia yang terkandung dalam tanaman serta peran dari senyawa kimia tersebut. Melalui studi lebih lanjut etnokimia ini maka akan dapat memperluas pemahaman sains yang berkaitan dengan kebudayaan.
Salah satu contohnya adalah Mandi Batangas di masyarakat Jambi. Mandi Batangas yaitu mandi uap rempah-rempah yang di lakukan seseorang yang hendak menikah,pada tengah malam menjelang dinihari 1 atau 2 hari sebelum menikah.Selain dapat menghilangkan bau keringat ,juga dapat menyehatkan kulit dan badan. Bahan-bahannya adalah daun sariwangi,daun pandan,kembang tujuh warna,daun salam,jeruk purut dan daun sirih. Semua bahan di panaskan higga mendidih,lalu si laki-laki calon pengantin,akan dihadapkan ke uap rempah itu dengan hanya menggunakan tikar yang di gulung di badannya sampai uap rempah tersebut dingin.
 

Senyawa kimia yang terkandung dalam daun teh terdiri dari empat kelompok besar yaitu golongan fenol, bukan fenol, aromatis dan enzim. Khasiat dari daun teh ini adalah beraroma.
Daun pandan pada umumnya digunakan sebagai rempah yang berfungsi untuk memberikan aroma harum. Kandungan zat kimia dalam daun pandan wangi adalah alkaloid, saponin, flavonoid, tanin, dan polifenol. Kandungan zat kimia seperti senyawa tannin, flavonoid, saponin, alkaloid, dan polifenol merupakan senyawa metabolit sekunder pada tumbuhan yang bersifat sebagai antibakteri.
Daun salam sebagai salah satu bahan rempah yang sering dimanfaatkan untuk menambah aroma. Kemampuan yang dimiliki daun salam, tentunya tidak terlepas dari zat dan senyawa didalamnya, diantaranya serat, minyak asiri, sitral, tannin, flavonoid, metal kavikol, lemak jenuh, pufa, dan mufa. Daun ini juga mengandung vitamin A, B, C, dan D, serta kalsium, zat besi, kalium, dan magnesium. Ekstrak etanol dari daun salam bersifat antijamur, antibakteri, sedangkan eksrak methanol bersifat anti cacing. Daun salam juga memiliki beberapa senyawa anti kanker yang terdiri dari asam caffeic, quercetin, catechin, dan euganol  yang bermanfaat membatasi metabolisme sel-sel karsinogenik. Terkandung juga parthenolide yang bersifat anti-inflamasi, berfungsi untuk membatasi pertumbuhan sel kanker serviks. Daun salam mengandung nol kolesterol dan terdapat juga beberapa senyawa yang baik untuk kesehatan jantung anda seperti rutin, salisilat, fitonutrien, dan asam caffeic.
Daun jeruk purut berkhasiat stimulant dan penyegar. Kulit buah berkhasiat stimulant, berbau khas aromatic. Kandungan kimia daun jeruk purut mengandung tannin 1,8%, steroid triterpenoid, dan minyak asiri 1-1,5% v/.  Kulit buah mengandung saponin, tannin 1%, steroid triterpenoid, dan minyak asiri yang mengandung sitrat 2-2,5% v/b
Minyak atsiri dari daun sirih mengandung minyak terbang (betIephenol), seskuiterpen, pati, diatase, gula dan zat samak dan kavikol yang memiliki daya mematikan kuman, antioksidasi dan fungisida, anti jamur. Sirih berkhasiat menghilangkan bau badan yang ditimbulkan bakteri dan cendawan.
Jadi kegunaan dari bahan-bahan yang digunakan pada proses mandi betangas itu adalah untuk menghasilkan aroma wangi pada tubuh dan juga dapat menghilangkan bakteri yang ada di tubuh.

Penelitian Tindakan Kelas Pada Pembelajaran Kimia

1. Penelitian Tindakan Kelas Menurut Tim Pelatih Proyek PGSM (M.Nur, 2001) dikemukakan bahwa Penelitian Tindakan Kelas adalah suatu b...