Apa itu Etnokimia?
Etnokimia (ethnochemistry) adalah
studi kimia dari sudut pandang budaya : Bagaimana kimia itu telah membentuk
sebuah kebudayaan dan bagaimana kebudayaan turut berkonstribusi pada ilmu
pengetahuan dan perubahannya.
Informasi mengenai
etnokimia ini dapat diperoleh salah satunya dari eksplorasi penggunaan tanaman
(flora), baik sebagai pangan ataupun obat-obatan. Studi etnokimia menggabungkan
pemahaman turun-temurun di masyarakat (opini) dengan ilmu sains (fakta ilmiah)
mengenai efektivitas tanaman-tanaman tersebut yang dianggap berperan sebagai
obat maupun bahan aditif pangan berdasarkan senyawa kimia yang terkandung dalam
tanaman serta peran dari senyawa kimia tersebut. Melalui studi lebih lanjut
etnokimia ini maka akan dapat memperluas pemahaman sains yang berkaitan dengan
kebudayaan.
Studi etnokimia
menggabungkan pemahaman turun-temurun di masyarakat (opini) dengan ilmu sains
(fakta ilmiah) mengenai efektivitas tanaman-tanaman tersebut yang dianggap
berperan sebagai obat maupun bahan aditif pangan berdasarkan senyawa kimia yang
terkandung dalam tanaman serta peran dari senyawa kimia tersebut. Melalui studi
lebih lanjut etnokimia ini maka akan dapat memperluas pemahaman sains yang
berkaitan dengan kebudayaan.
Salah satu contohnya
adalah Mandi Batangas di masyarakat Jambi. Mandi Batangas yaitu mandi uap
rempah-rempah yang di lakukan seseorang yang hendak menikah,pada tengah malam
menjelang dinihari 1 atau 2 hari sebelum menikah.Selain dapat menghilangkan bau
keringat ,juga dapat menyehatkan kulit dan badan. Bahan-bahannya adalah daun
sariwangi,daun pandan,kembang tujuh warna,daun salam,jeruk purut dan daun
sirih. Semua bahan di panaskan higga mendidih,lalu si laki-laki calon
pengantin,akan dihadapkan ke uap rempah itu dengan hanya menggunakan tikar yang
di gulung di badannya sampai uap rempah tersebut dingin.
Senyawa kimia yang terkandung dalam daun teh terdiri dari empat
kelompok besar yaitu golongan fenol, bukan fenol, aromatis dan enzim. Khasiat dari
daun teh ini adalah beraroma.
Daun pandan pada umumnya digunakan sebagai rempah yang berfungsi
untuk memberikan aroma harum. Kandungan zat kimia dalam daun pandan wangi
adalah alkaloid, saponin, flavonoid, tanin, dan polifenol. Kandungan zat kimia
seperti senyawa tannin, flavonoid, saponin, alkaloid, dan polifenol merupakan
senyawa metabolit sekunder pada tumbuhan yang bersifat sebagai antibakteri.
Daun salam sebagai salah satu bahan rempah yang sering dimanfaatkan
untuk menambah aroma. Kemampuan yang dimiliki
daun salam, tentunya tidak terlepas dari zat dan senyawa didalamnya,
diantaranya serat, minyak asiri, sitral, tannin, flavonoid, metal kavikol,
lemak jenuh, pufa, dan mufa. Daun ini juga mengandung vitamin A, B, C, dan D,
serta kalsium, zat besi, kalium, dan magnesium. Ekstrak etanol dari daun salam bersifat antijamur, antibakteri, sedangkan
eksrak methanol bersifat anti cacing. Daun salam juga memiliki beberapa senyawa
anti kanker yang terdiri dari asam caffeic, quercetin, catechin, dan
euganol yang bermanfaat membatasi metabolisme sel-sel karsinogenik.
Terkandung juga parthenolide yang bersifat anti-inflamasi, berfungsi untuk
membatasi pertumbuhan sel kanker serviks. Daun salam mengandung nol kolesterol dan terdapat juga beberapa senyawa
yang baik untuk kesehatan jantung anda seperti rutin, salisilat, fitonutrien,
dan asam caffeic.
Daun jeruk purut berkhasiat stimulant dan penyegar. Kulit buah
berkhasiat stimulant, berbau khas aromatic. Kandungan kimia daun jeruk purut
mengandung tannin 1,8%, steroid triterpenoid, dan minyak asiri 1-1,5% v/.
Kulit buah mengandung saponin, tannin 1%, steroid triterpenoid, dan minyak
asiri yang mengandung sitrat 2-2,5% v/b
Minyak atsiri dari daun sirih mengandung minyak terbang
(betIephenol), seskuiterpen, pati, diatase, gula dan zat samak dan kavikol yang
memiliki daya mematikan kuman, antioksidasi dan fungisida, anti jamur. Sirih
berkhasiat menghilangkan bau badan yang ditimbulkan bakteri dan cendawan.
Jadi kegunaan dari bahan-bahan yang digunakan pada proses mandi
betangas itu adalah untuk menghasilkan aroma wangi pada tubuh dan juga dapat
menghilangkan bakteri yang ada di tubuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar